| Issue Number : 952

Rancangan Undang-Undang tentang Penyesuaian Pidana: Menjembatani Kesenjangan Antara Undang-Undang Sektoral di Indonesia dan KUHP Baru

Pendahuluan

Pada September 2025, Dewan Perwakilan Rakyat (“DPR”) menyetujui Perubahan Kedua Program Legislasi Nasional (“Prolegnas”) Prioritas 2025 dan menetapkan daftar program legislasi prioritas untuk tahun 2026.[1] Setelah revisi ini, jumlah rancangan undang-undang yang terdaftar dalam Prolegnas Prioritas 2025 meningkat dari 41 menjadi 52. Sementara itu, Prolegnas 2025–2029 jangka menengah kini mencakup 198 rancangan undang-undang, meningkat dari angka sebelumnya 176, 67 di antaranya ditetapkan sebagai prioritas untuk diselesaikan pada tahun 2026.[2]

......

Subscribe to read more legal analysis.

Hukumonline Pro Intelligence

Platform AI hukum terpercaya sebagai solusi komprehensif riset Anda

professionalprofessionalProfessional Solutions
professionalprofessionalUniversity Solutions
*Syarat dan ketentuan berlaku

Pendahuluan

Pada September 2025, Dewan Perwakilan Rakyat (“DPR”) menyetujui Perubahan Kedua Program Legislasi Nasional (“Prolegnas”) Prioritas 2025 dan menetapkan daftar program legislasi prioritas untuk tahun 2026.[1] Setelah revisi ini, jumlah rancangan undang-undang yang terdaftar dalam Prolegnas Prioritas 2025 meningkat dari 41 menjadi 52. Sementara itu, Prolegnas 2025–2029 jangka menengah kini mencakup 198 rancangan undang-undang, meningkat dari angka sebelumnya 176, 67 di antaranya ditetapkan sebagai prioritas untuk diselesaikan pada tahun 2026.[2]

......

Subscribe to read more legal analysis.

Hukumonline Pro Intelligence

Platform AI hukum terpercaya sebagai solusi komprehensif riset Anda

professionalprofessionalProfessional Solutions
professionalprofessionalUniversity Solutions
*Syarat dan ketentuan berlaku
2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info