Ketentuan mengenai pedoman pembawaan uang kertas asing (“UKA”) ke dalam dan ke luar daerah pabean Indonesia telah diatur dalam Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia (“BI”) No. 20/12/PADG/2018 (“Peraturan 12/2018”).[1] Akan tetapi, Anggota Dewan Gubernur BI baru-baru ini menerbitkan Peraturan No. 24/15/PADG/2022 (“Peraturan 15/2022”), yang juga mengatur pelaporan pembawaan UKA. Peraturan 15/2022 diterbitkan untuk melaksanakan ketentuan yang semula diatur dalam Peraturan BI No. 19/7/PBI/2017 tentang Pembawaan UKA ke Dalam dan ke Luar Daerah Pabean Indonesia, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan No. 20/2/PBI/2018 (secara kolektif disebut “PBI 7/2017”). Oleh karena itu, ketentuan yang diatur dalam Peraturan 12/2018 mengenai pelaporan tersebut kini dicabut dan diganti (sesuai data triwulan IV tahun 2022).[2]
......