Pemerintah Indonesia saat ini tengah berupaya untuk mempercepat kemajuan transisi energi yang sedang berlangsung, salah satunya percepatan perpindahan ke penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery-Powered Electric Vehicles – “BEV”) yang sebelumnya diatur oleh Peraturan No. 55 tahun 2019 Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery-Powered Electric Vehicles) beserta Perubahannya (secara bersama-sama disebut “Perpres 55/2019”).[1] Kerangka ini mengatur berbagai jenis, kelayakan, dan industri BEV, termasuk mandat yang mengatur insentif fiskal yang akan diberikan pemerintah dalam bentuk Pajak Penjualan atas Barang Mewah (“PPnBM”) yang ditanggung pemerintah untuk impor dan/atau penyerahan barang kena pajak yang tergolong sebagai barang mewah dalam bentuk BEV beroda empat tertentu.
......