Pendahuluan
Ibu Kota Nusantara (“IKN”) diharapkan dapat menjadi katalis utama perekonomian Indonesia dan menciptakan banyak lapangan kerja baru, khususnya di sektor infrastruktur, yang berpotensi menyerap hingga 500.000 tenaga kerja pada tahun 2024. Selain itu, IKN juga ditujukan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi daerah, melalui strategi kerja sama dengan Samarinda dan Balikpapan.[1] Untuk memfasilitasi inisiatif tersebut, pemerintah berkomitmen mengalokasikan 20% APBN dalam megaproyek ini, sedangkan 80% lainnya akan dibiayai oleh investor.[2]
......