| Issue Number : 795

Kasus AKI pada Anak di Indonesia: Mitigasi, Pertanggungjawaban dan Pencegahan

Pendahuluan

Dalam beberapa bulan terakhir, Pemerintah Indonesia telah menangani semakin banyak kasus gangguan ginjal akut (acute kidney injury--“AKI”) progresif atipikal di antara anak-anak di seluruh negeri. Selama sebulan terakhir, Kementerian Kesehatan (“Kemenkes”) Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan jumlah kasus AKI secara nasional, dari total 269 kasus AKI dan 157 kematian pada 26 Oktober 2022[1] hingga total 324 kasus AKI dan 195 kematian pada 6 November 2022.[2] Kasus AKI ini diduga disebabkan oleh sirup obat yang mengandung zat propilen glikol yang mengandung kontaminan ethylene glycol (“EG”) dan diethylene glycol (“DEG”) dalam jumlah yang melebihi batas aman yang ditetapkan.[3]

......

Subscribe to read more legal analysis.

Hukumonline Pro Intelligence

Platform AI hukum terpercaya sebagai solusi komprehensif riset Anda

professionalprofessionalProfessional Solutions
professionalprofessionalUniversity Solutions
*Syarat dan ketentuan berlaku

Pendahuluan

Dalam beberapa bulan terakhir, Pemerintah Indonesia telah menangani semakin banyak kasus gangguan ginjal akut (acute kidney injury--“AKI”) progresif atipikal di antara anak-anak di seluruh negeri. Selama sebulan terakhir, Kementerian Kesehatan (“Kemenkes”) Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan jumlah kasus AKI secara nasional, dari total 269 kasus AKI dan 157 kematian pada 26 Oktober 2022[1] hingga total 324 kasus AKI dan 195 kematian pada 6 November 2022.[2] Kasus AKI ini diduga disebabkan oleh sirup obat yang mengandung zat propilen glikol yang mengandung kontaminan ethylene glycol (“EG”) dan diethylene glycol (“DEG”) dalam jumlah yang melebihi batas aman yang ditetapkan.[3]

......

Subscribe to read more legal analysis.

Hukumonline Pro Intelligence

Platform AI hukum terpercaya sebagai solusi komprehensif riset Anda

professionalprofessionalProfessional Solutions
professionalprofessionalUniversity Solutions
*Syarat dan ketentuan berlaku
2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info