| Issue Number : 784

Pembiayaan Berbasis IP untuk Industri Kreatif di Indonesia: Mencari Praktik Terbaik

Pendahuluan

Pada tahun 1997, musisi terkenal dunia David Bowie menerbitkan obligasi senilai US$55 juta berdasarkan pendapatan masa depannya dari hak atas kaset master dan katalog penerbitannya. Konsep “Bowie Bonds” ini kemudian diikuti oleh seniman lain dan pada akhirnya memulai era sekuritisasi kekayaan intelektual (intellectual property – “IP”).[1] Selama bertahun-tahun, praktik penggunaan aset IP untuk mendapatkan akses ke kredit telah mendapatkan perhatian yang meningkat[2] dan berbagai negara (termasuk Singapura, India, Korea Selatan dan Cina) juga telah memfasilitasi dan menetapkan peta jalan dan kebijakan tentang penggunaan IP sebagai jaminan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan pembiayaan.[3]

......

Subscribe to read more legal analysis.

Hukumonline Pro Intelligence

Platform AI hukum terpercaya sebagai solusi komprehensif riset Anda

professionalprofessionalProfessional Solutions
professionalprofessionalUniversity Solutions
*Syarat dan ketentuan berlaku

Pendahuluan

Pada tahun 1997, musisi terkenal dunia David Bowie menerbitkan obligasi senilai US$55 juta berdasarkan pendapatan masa depannya dari hak atas kaset master dan katalog penerbitannya. Konsep “Bowie Bonds” ini kemudian diikuti oleh seniman lain dan pada akhirnya memulai era sekuritisasi kekayaan intelektual (intellectual property – “IP”).[1] Selama bertahun-tahun, praktik penggunaan aset IP untuk mendapatkan akses ke kredit telah mendapatkan perhatian yang meningkat[2] dan berbagai negara (termasuk Singapura, India, Korea Selatan dan Cina) juga telah memfasilitasi dan menetapkan peta jalan dan kebijakan tentang penggunaan IP sebagai jaminan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan pembiayaan.[3]

......

Subscribe to read more legal analysis.

Hukumonline Pro Intelligence

Platform AI hukum terpercaya sebagai solusi komprehensif riset Anda

professionalprofessionalProfessional Solutions
professionalprofessionalUniversity Solutions
*Syarat dan ketentuan berlaku
2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info