Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan memperluas pemberian fasilitas Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK) untuk seluruh kawasan industri. Melalui fasilitas ini, investor dapat memulai pembangunan fisik di kawasan industri sembari mengurus perizinan secara paralel, sehingga waktu tunggu sebelum konstruksi dapat dipangkas.
Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Ichsan Zulkarnaen mengatakan, fasilitas KLIK saat ini telah diberikan kepada 62 kawasan industri. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut meningkat hingga mencakup seluruh 181 kawasan industri pada 2029.
Tahun depan kami akan dorong makin banyak kawasan industri yang memperoleh fasilitas ini. Mudah-mudahan hingga 2029 seluruh kawasan industri bisa siap, ujarnya kepada Hukumonline.















