| Issue Number : 5441

Fasilitas Pajak Badan Diperketat: Perseroan Terbatas, Persekutuan Komanditer, dan Firma Tidak Lagi Memenuhi Syarat untuk Tarif PPh Final 0,5%

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 20 Tahun 2026 (“Perubahan”) tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan Di Bidang Pajak Penghasilan (“PPh”) (“PP 55/2022”).[1]

Pada intinya, Perubahan tersebut kini secara tegas mengklasifikasikan pembayaran yang terkait dengan suap dan korupsi sebagai biaya yang tidak dapat dikurangkan, sekaligus memperketat ketentuan penerima fasilitas PPh final 0,5%. Selain itu, Perubahan juga menghapus pembatasan jangka waktu tetap atas rezim PPh final sebagaimana diatur dalam PP 55/2022, serta memperkenalkan periode perpanjangan tertentu yang dapat digunakan oleh wajib pajak orang pribadi pemilik usaha dan koperasi yang memenuhi syarat guna memfasilitasi peralihan menuju rezim pajak penghasilan umum.

......

Subscribe to read more legal analysis.

Hukumonline Pro Intelligence

Platform AI hukum terpercaya sebagai solusi komprehensif riset Anda

professionalprofessionalProfessional Solutions
professionalprofessionalUniversity Solutions
*Syarat dan ketentuan berlaku

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 20 Tahun 2026 (“Perubahan”) tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan Di Bidang Pajak Penghasilan (“PPh”) (“PP 55/2022”).[1]

Pada intinya, Perubahan tersebut kini secara tegas mengklasifikasikan pembayaran yang terkait dengan suap dan korupsi sebagai biaya yang tidak dapat dikurangkan, sekaligus memperketat ketentuan penerima fasilitas PPh final 0,5%. Selain itu, Perubahan juga menghapus pembatasan jangka waktu tetap atas rezim PPh final sebagaimana diatur dalam PP 55/2022, serta memperkenalkan periode perpanjangan tertentu yang dapat digunakan oleh wajib pajak orang pribadi pemilik usaha dan koperasi yang memenuhi syarat guna memfasilitasi peralihan menuju rezim pajak penghasilan umum.

......

Subscribe to read more legal analysis.

Hukumonline Pro Intelligence

Platform AI hukum terpercaya sebagai solusi komprehensif riset Anda

professionalprofessionalProfessional Solutions
professionalprofessionalUniversity Solutions
*Syarat dan ketentuan berlaku
2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info