Pendahuluan
Industri perbankan nasional terus menunjukkan pertumbuhan selama beberapa tahun terakhir, hal ini ditunjukkan dengan peningkatan total aset, kecukupan modal dan likuiditas yang kuat, serta ekosistem digital yang dinamis dan terus berkembang. Namun pertumbuhan pesat ini menimbulkan sejumlah akibat, terutama yang berkaitan dengan munculnya jenis risiko baru.[1]
Mengingat peran strategis perbankan dalam memajukan perekonomian nasional, maka aspek-aspek penting dalam operasional perbankan perlu diperhatikan, terutama dalam penguatan infrastruktur perbankan negara secara keseluruhan melalui penerapan tata kelola bank.[2] Rezim tata kelola bank yang efektif diharapkan dapat menghasilkan kinerja bank yang baik, yang memungkinkan bank mencapai tujuannya secara efisien sekaligus memitigasi berbagai potensi risiko. Sebaliknya, pengalaman menunjukkan bahwa penerapan tata kelola yang tidak memadai dapat mengakibatkan kegagalan persaingan usaha, yang pada akhirnya dapat menyebabkan krisis sistemik yang masif dan meluas.[3]
......