Pendahuluan
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan negara yang terletak di antara dua samudera, Indonesia menempati peringkat kedua penghasil ikan terbesar di dunia dengan total produksi sebesar 13.000 ton pada tahun 2020[1] dan diperkirakan memiliki potensi ekonomi maritim senilai lebih dari US$ 1,33 triliun.[2] Selain banyaknya komoditas perikanan di Indonesia, lebih dari 1,27 juta orang bekerja sebagai nelayan di seluruh negeri pada tahun 2022.[3]
Selain itu, saat ini Indonesia sedang dalam proses mempromosikan dan mengimplementasikan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) Blue Economy Framework sebagai salah satu economy deliverables negara.[4] Blue economy mengacu pada pengembangan ekonomi maritim berkelanjutan berdasarkan potensi sumber daya kelautan Indonesia yang besar. Sejalan dengan perkembangan ini, Pemerintah Indonesia telah memulai beberapa kebijakan yang ditujukan untuk mendukung bisnis kelautan secara langsung.[5]
......