Pendahuluan
Dalam perjalanan perkembangan suatu bisnis, salah satu batu loncatan utama yang dapat dicapai adalah transformasi dari perusahaan swasta menjadi perusahaan publik melalui proses penawaran umum perdana (Initial Public Offering – “IPO”). Melalui IPO, perusahaan dapat menjual sahamnya di pasar saham sehingga dapat memperoleh penyertaan modal yang benar-benar baru dari investor publik, dengan konsekuensi bagi pendirinya yang kehilangan seluruh otonomi atas perusahaan, serta penambahan beberapa kewajiban baru (terutama terkait dengan keterbukaan informasi dan penyampaian laporan).[1]
......