| Issue Number : 759

Meningkatkan Industri Olahraga Nasional: Pengantar RUU Olahraga Baru

Pendahuluan

Pada peringatan Hari Olahraga Nasional ke-38 tahun lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan Desain Besar Olahraga Nasional dengan menerbitkan Peraturan Presiden No. 86 tahun 2021, yang bertujuan untuk mengembangkan industri olahraga nasional dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.[1] Indonesia telah mengalami perkembangan besar di industri olahraga selama beberapa tahun terakhir. Sebagai contoh, pada tahun 2021, Indonesia menjadi kontributor utama industri e-sport di kawasan Asia Tenggara, dengan menyumbang sekitar 43% dari 274,5 juta gamer di wilayah ini, menghasilkan total pendapatan US$ 2,08 miliar (sekitar Rp 30 triliun) dalam prosesnya.[2] Terkait olahraga yang lebih konvensional, beberapa klub sepak bola di Indonesia telah terdaftar sebagai perusahaan tercatat, atau sedang menjalani proses sebagai perusahaan tercatat, yang membuka peluang untuk mendapatkan modal yang dibutuhkan untuk pengembangan lebih lanjut.[3] Terakhir, Indonesia akan menjadi tuan rumah balapan MotoGP Mandalika pada Maret 2022, yang memberikan kesempatan yang sangat besar bagi negara ini untuk menunjukkan industri olahraganya.[4]

......

Subscribe to read more legal analysis.

Hukumonline Pro Intelligence

Platform AI hukum terpercaya sebagai solusi komprehensif riset Anda

professionalprofessionalProfessional Solutions
professionalprofessionalUniversity Solutions
*Syarat dan ketentuan berlaku

Pendahuluan

Pada peringatan Hari Olahraga Nasional ke-38 tahun lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan Desain Besar Olahraga Nasional dengan menerbitkan Peraturan Presiden No. 86 tahun 2021, yang bertujuan untuk mengembangkan industri olahraga nasional dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.[1] Indonesia telah mengalami perkembangan besar di industri olahraga selama beberapa tahun terakhir. Sebagai contoh, pada tahun 2021, Indonesia menjadi kontributor utama industri e-sport di kawasan Asia Tenggara, dengan menyumbang sekitar 43% dari 274,5 juta gamer di wilayah ini, menghasilkan total pendapatan US$ 2,08 miliar (sekitar Rp 30 triliun) dalam prosesnya.[2] Terkait olahraga yang lebih konvensional, beberapa klub sepak bola di Indonesia telah terdaftar sebagai perusahaan tercatat, atau sedang menjalani proses sebagai perusahaan tercatat, yang membuka peluang untuk mendapatkan modal yang dibutuhkan untuk pengembangan lebih lanjut.[3] Terakhir, Indonesia akan menjadi tuan rumah balapan MotoGP Mandalika pada Maret 2022, yang memberikan kesempatan yang sangat besar bagi negara ini untuk menunjukkan industri olahraganya.[4]

......

Subscribe to read more legal analysis.

Hukumonline Pro Intelligence

Platform AI hukum terpercaya sebagai solusi komprehensif riset Anda

professionalprofessionalProfessional Solutions
professionalprofessionalUniversity Solutions
*Syarat dan ketentuan berlaku
2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info